Hatta Berpeluang Dicapreskan Demokrat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hasil survei Developing Countries Studies Center(DCSC) menempatkan nama Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa sebagai salah satu kandidat capres yang sering diberitakan di banyak media massa. Terkait hal tersebut, Partai Demokrat mengaku ‘naksir’ Hatta dan siap menjadikan Hatta sebagai salah satu nominasi calon presiden ataupun wapres 2014.

“Tidak menutup kemungkinan dia salah satu nominasi dari kami. Track recordnya memang selama ini baik,”ujar Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul kepada Tribunnews.com, Sabtu(7/1/2012).

Dengan adanya hal tersebut kata Ruhut hasil survei itu tidak akan menjadikan Partai Demokrat merasa didomplengi ataupun tidak ikhlas atas hasil survei DCSC. Lanjut membaca

PAN Kabupaten Solok Intensifkan Konsolidasi

Arosuka, Sumbar, (ANTARA) – Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Solok secara intensif terus mneggelar silaturrahmi dan konsolidasi dengan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kabupaten Solok.

Menurut Sekretaris DPD PAN Kabupaten Solok, Aurizal, S.Pd pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan DPC PAN, masing-masing DPC PAN Kecamatan Danau Kembar, Payung Sekaki, Gunung Talang, X koto Diatas, X Koto Singkarak dan Bukit Sundi, dan Junjung Sirih.

“Setiap turun ke DPC kita selalu memperkuat konsolidasi dan silaturrahmi sekaligus menyampaikan sejumlah kebijakan partai di tingkat pusat,” katanya.

Menurut dia, pergerakan PAN di Kabupaten Solok sangat dinamis. Sejauh ini sejumlah target pembentukan infrastruktur partai di tingkat cabang dan ranting berjalan sesuai rencana. Lanjut membaca

Hatta Jadi Kandidat Capres Terpopuler di Media

Jakarta, (ANTARA) – Ketua Umum Partai Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa menjadi kandidat calon presiden terpopuler di media massa dengan porsi pemberitaan di tujuh surat kabar nasional paling banyak.

“Porsi pemberitaan Hatta Rajasa lebih banyak dibandingkan dengan delapan tokoh lainnya,” kata Direktur Riset ‘Developing Countries Studies Center’ (DCSC) Indonesia, Abdul Hakim MS, di Jakarta, Sabtu.

Dalam jumpa pers yang digelar di Kantor DCSC Indonesia, ia menyebutkan, porsi pemberitaan Hatta Rajasa lebih banyak dibandingkan dengan Aburizal Bakrie, Anas Urbaningrum, Ani Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Sri Mulyani Indrawati, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Surya Paloh. Lanjut membaca